BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mengeluarkan prakiraan cuaca yang mengindikasikan potensi hujan merata di seluruh wilayah provinsi tersebut. Prediksi ini berlaku untuk hari Sabtu, 13 Juni 2026, sehingga masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah sepanjang hari.
Prakiraan ini menunjukkan bahwa intensitas hujan akan bervariasi, mulai dari ringan hingga lebat, yang disertai dengan potensi sambaran petir di beberapa titik rawan. Informasi ini bersumber dari kanal resmi BMKG DIY, memberikan panduan rinci mengenai wilayah mana saja yang akan terdampak secara spesifik.
Informasi mengenai prediksi cuaca ini didapatkan dari media sosial Instagram resmi BMKG DIY dengan akun @infobmkgyia. Hal ini menunjukkan upaya badan meteorologi dalam menyebarkan informasi terkini secara cepat kepada publik mengenai kondisi atmosfer yang akan terjadi.
Khusus untuk Kota Yogyakarta, BMKG memproyeksikan hujan dengan intensitas ringan akan mulai turun pada siang hari. Potensi hujan ringan ini juga diperkirakan akan menyentuh area-area padat seperti kawasan wisata Malioboro, yang sering menjadi pusat aktivitas warga dan wisatawan.
Sementara itu, di wilayah Sleman, meskipun sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami hujan ringan sejak siang, terdapat peringatan khusus untuk area wisata tertentu. Kawasan Candi Prambanan dan sekitarnya diprediksi akan mengalami hujan lebat yang disertai dengan sambaran petir.
Ancaman cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan petir juga diprediksi akan melanda area yang lebih tinggi di Sleman. Kawasan Kaliurang hingga lereng Gunung Merapi, mencakup Kapanewon Pakem, Turi, dan Cangkringan, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca buruk ini.
Beralih ke wilayah selatan, Kabupaten Bantul diproyeksikan akan diguyur hujan ringan secara merata mulai siang hari. Prakiraan ini mencakup kawasan pesisir selatan, termasuk destinasi populer seperti Pantai Parangtritis, yang akan merasakan guyuran hujan ringan tersebut.
Di Kulon Progo, hujan intensitas ringan diperkirakan akan membasahi area dataran rendah hingga pesisir pantai mulai siang hari. Wilayah ini mencakup area dari Pantai Glagah hingga lokasi bandara internasional, yakni Yogyakarta International Airport (YIA).
Namun, kondisi di dataran tinggi Kulon Progo menunjukkan perbedaan signifikan, sebab Perbukitan Menoreh menghadapi potensi cuaca yang lebih ekstrem. Kawasan Samigaluh dan Girimulyo diprediksi akan dihantam hujan lebat disertai petir pada siang hari, yang kemudian diikuti oleh hujan ringan setelahnya.






.png)