bogorplus.id– Kondisi empat ruang kelas di SDN Sasana Wiyata 02, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, kondisinya memprihatinkan.
Atap bangunan yang rusak parah dan nyaris ambruk membuat fasilitas tersebut tidak dapat digunakan hingga memaksa ratusan siswa belajar secara bergantian dalam dua sesi, pagi dan siang.
Dari total delapan rombongan belajar (rombel), sekolah saat ini hanya bisa mengoperasikan empat ruang kelas yang dianggap masih aman.
Sementara empat kelas lainnya mengalami kerusakan berat pada struktur atap dan genteng yang membahayakan keselamatan.
Kepala Sekolah SDN Sasana Wiyata 02, Ecih Kurnia, menyampaikan bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan proposal perbaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Namun, hingga kini permohonan renovasi tersebut belum terealisasi.
"Kami sudah mengajukan perbaikan beberapa kali ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, tetapi sampai sekarang belum dibangun. Ada empat kelas yang kondisinya rusak parah dan tidak layak dipakai," kata Ecih saat ditemui di lokasi sekolah, Selasa (28/7).
Kondisi bangunan yang tidak memadai ini menuai keprihatinan dan kekhawatiran dari para wali murid.
Eni, salah satu orang tua siswa, mengaku cemas akan keselamatan anaknya selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.






.png)