bogorplus.id— Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor mengintensifkan patroli dan penyisiran di sejumlah wilayah yang disinyalir menjadi titik kumpul kelompok LGBTQ.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan untuk menjaga ketertiban umum di wilayah setempat.
Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas apabila menemukan aktivitas kelompok tersebut di kawasan Kabupaten Bogor.
"Kalau ditemukan di Kabupaten Bogor, kami akan melakukan langkah guna mencegah dan membubarkan," ujar Cecep kepada awak media, Selasa (28/7/2026).
Cecep menjelaskan, salah satu tantangan utama dalam pengawasan ini adalah pola pergerakan kelompok tersebut yang tidak menetap.
Mereka umumnya berkoordinasi melalui grup komunikasi pribadi untuk menentukan lokasi pertemuan, sehingga pergerakannya relatif sulit dideteksi secara langsung oleh petugas.
"Sebetulnya di mana saja bisa terjadi, tergantung mereka yang sudah masuk dalam komunitas itu. Ketika janji di suatu tempat jadilah, mau di vila, kolam renang, atau tempat-tempat yang memang sudah ditentukan," jelasnya.
Ia tidak memungkiri bahwa pola pergerakan yang berpindah-pindah menjadi tantangan tersendiri bagi personel Satpol PP di lapangan.
Menurutnya, mendeteksi dan mengidentifikasi anggota komunitas tersebut membutuhkan pengawasan yang lebih cermat.






.png)