BOGORPLUS.ID - Citroen, pabrikan otomotif asal Prancis, secara resmi memperkenalkan model mobil listrik terbarunya, e-C3X, di pasar India pada hari Kamis (18/6) waktu setempat. Peluncuran ini menandai upaya produsen Eropa untuk memasuki segmen kendaraan listrik yang sensitif terhadap harga di salah satu pasar otomotif terbesar dunia.
Strategi harga yang diterapkan Citroen sangat menarik, menawarkan e-C3X mulai dari sekitar Rp 130 jutaan, namun dengan syarat konsumen memilih skema Battery-as-a-Service (BaaS). Skema ini memungkinkan pembeli untuk memiliki kendaraan tanpa menyertakan harga komponen baterai.
Kendaraan yang diproduksi secara lokal di India ini dirancang untuk menekan biaya produksi secara signifikan sehingga harganya menjadi lebih kompetitif. Keputusan untuk memproduksi di dalam negeri merupakan langkah strategis Citroen untuk menarik lebih banyak konsumen.
Varian dasar Citroen e-C3X dengan skema BaaS dibanderol seharga 6,89 lakh rupee, atau setara dengan Rp 130 jutaan. Sementara itu, bagi konsumen yang memilih pembelian normal tanpa skema sewa baterai, harganya melonjak menjadi 10,25 lakh rupee atau sekitar Rp 194 jutaan.
Bagi pengguna layanan BaaS, terdapat biaya sewa baterai yang dikenakan berdasarkan jarak tempuh operasional kendaraan. Biaya sewa tersebut ditetapkan sebesar 2,26 rupee atau setara dengan Rp 425 per kilometer yang ditempuh oleh pengguna.
Citroen e-C3X hadir dalam format crossover kompak dengan spesifikasi teknis yang memadai, termasuk jarak terendah ke tanah sebesar 170 mm dan radius putar hanya 4,98 meter. Eksteriornya dipercantik dengan lampu LED, DRL yang terpisah, serta velg alloy diamond cut berukuran 15 inci.
Di sisi interior, mobil ini mengadopsi tema warna Electric Blu pada dashboard dan dilengkapi dengan layar sentuh infotainment berukuran 10,25 inci yang mendukung Apple CarPlay serta Android Auto secara nirkabel. Pengemudi juga akan disuguhkan panel instrumen digital TFT berukuran 7 inci untuk memantau status daya listrik mobil.
Fitur teknologi pada kabin mencakup pengisi daya nirkabel, spion tengah yang dapat meredup otomatis (auto-dimming), serta sistem Connected Car 2.0 yang menawarkan lebih dari 40 fungsi akses jarak jauh. Aspek keselamatan turut diperhatikan dengan enam airbag standar, ABS, EBD, dan ISOFIX.
Citroen e-C3X ditenagai oleh motor listrik yang menghasilkan tenaga sebesar 57 PS dan torsi puncak mencapai 143 Nm. Baterainya diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 320 kilometer, dan proses pengisian daya dari 10 persen hingga 80 persen dapat diselesaikan dalam waktu 57 menit.






.png)