bogorplus.id- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk mengenali ciri-ciri petugas resmi Sensus Ekonomi 2026 yang saat ini tengah melakukan pendataan di lapangan hingga 31 Agustus 2026.
Kepala BPS Kota Bogor, Raden Gandari Adianti Aju Fatimah, menegaskan bahwa petugas sensus dilengkapi atribut khusus untuk memastikan keabsahan mereka saat mendatangi rumah tangga dan pelaku usaha.
"Petugas Sensus Ekonomi 2026 dilengkapi rompi dengan tulisan 'Petugas Sensus Ekonomi' di bagian belakang, serta tanda pengenal atau name tag yang memuat foto dan kode QR," ujar Gandari saat ditemui di Kota Bogor, Kamis (25/6/2026).
Gandari menjelaskan, kode QR pada tanda pengenal dapat dipindai oleh warga untuk memverifikasi identitas petugas secara langsung.
"Ketika kode tersebut di-scan, masyarakat akan terhubung dengan data identitas petugas, sehingga bisa memastikan bahwa yang bersangkutan adalah petugas resmi BPS," tambahnya.
Selain itu, setiap petugas juga dibekali surat tugas resmi yang ditandatangani oleh Kepala BPS kabupaten/kota setempat sebagai bukti otentikasi saat melakukan pendataan.
Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memetakan kondisi dan struktur perekonomian Indonesia hingga ke tingkat wilayah terkecil.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi landasan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi, sekaligus menjadi referensi bagi dunia usaha untuk melihat peluang bisnis di suatu daerah.
"Kami ingin memetakan kondisi ekonomi Indonesia sampai ke wilayah terkecil. Dari situ akan terlihat bagaimana struktur ekonomi di setiap daerah, sehingga pemerintah lebih mudah menyusun perencanaan pembangunan, dan pelaku usaha juga bisa melihat peluang yang ada," jelas Gandari.






.png)