bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mematangkan rencana strategis pengembangan moda transportasi massal, mencakup pembangunan jalur kereta baru dan kereta gantung di kawasan Puncak.

Sejumlah rute prioritas yang sedang dikaji antara lain koneksi Tenjo-Jasinga dan Tenjo-Parung Panjang.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa Pemkab Bogor telah mengadakan pertemuan intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI), investor, serta penyedia jasa transportasi dari Tiongkok.

“Kemarin kita sudah rapat dengan PT KAI, beberapa investor, maupun penyedia jasa kereta api dari China. Ada pembahasan mengenai kereta rel listrik, kereta gantung, dan beberapa alternatif lainnya,” ujar Rudy kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).

Menurut Rudy, saat ini proyek-proyek tersebut masih dalam tahapan kajian mendalam sebelum dapat dilanjutkan ke tahap perencanaan teknis yang lebih serius.

Salah satu usulan utama yang menjadi prioritas adalah pembangunan jalur kereta api baru rute Tenjo-Jasinga.

Selain itu, Pemkab Bogor juga mengkaji pengembangan jalur Tenjo-Parung Panjang untuk memperkuat konektivitas di wilayah barat Kabupaten Bogor yang mengalami pertumbuhan pesat.

Di sektor pariwisata, pemerintah daerah melanjutkan penjajakan pembangunan sarana transportasi kereta gantung di kawasan Puncak.

Kajian ini dilakukan menyusul nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani terkait perencanaan jalur kereta gantung dari Gadog hingga rest area Gunung Mas.