bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyatakan keterbukaannya terhadap warga dari luar daerah, termasuk warga ber-KTP DKI Jakarta, yang ingin memiliki rumah subsidi di wilayahnya.

Hal ini menyusul kebijakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memperbolehkan hal tersebut sebagai upaya mengakselerasi program pembangunan sejuta rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program prioritas nasional tersebut.

"Tentunya kami mendukung program dari pemerintah pusat, salah satunya adalah program 3 juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia," ujar Rudy saat dihubungi, Kamis (25/6).

Rudy menjelaskan bahwa Pemkab Bogor saat ini sedang mengintensifkan percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendukung program pembangunan perumahan bersubsidi di wilayah penyangga seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang.

Lebih lanjut, Rudy menekankan filosofi keterbukaan dalam pembangunan. Menurutnya, pembangunan bangsa tidak boleh dibatasi oleh administrasi kependudukan semata.

"Kami hari ini bicara membangun bangsa tidak hanya melihat dari kartu tanda penduduk. Siapa pun itu, Bogor terbuka untuk siapa pun," tegasnya.

Namun, Rudy menambahkan bahwa keterbukaan ini disertai harapan. Ia mengajak setiap warga yang datang dan tinggal di Kabupaten Bogor untuk memiliki rasa sayang dan cinta terhadap daerah tersebut.

"Kita rawat bersama-sama, dan kita bangun bersama-sama tempat yang kita tinggali ini, tempat tumpah darah kita bersama, dan tempat untuk hari tua kita bersama-sama," pungkasnya.