BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden kebakaran terjadi di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Kediri pada hari Jumat, 12 Juni 2026, menjelang waktu Magrib. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada tiga ruangan yang berada di kompleks madrasah tersebut.

Pihak Pemerintah Kota Kediri bersama Kementerian Agama setempat segera turun tangan untuk memastikan situasi di lokasi kejadian segera terkendali. Langkah cepat ini diambil untuk mencegah dampak lebih lanjut terhadap operasional sekolah.

Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, langsung meninjau lokasi kebakaran untuk memberikan jaminan kepada masyarakat. Ia mengimbau para wali murid untuk tetap tenang menyikapi musibah yang terjadi di lingkungan sekolah.

"Untuk wali murid tetap tenang. Alhamdulillah saat ini kondisi api sudah bisa terkendali. Insya Allah proses belajar mengajar tidak terganggu dengan adanya kejadian ini," ujar pria yang akrab disapa Gus Qowim tersebut saat meninjau lokasi peninjauan.

Dampak kebakaran tersebut dilaporkan hanya menyasar tiga area spesifik, yaitu ruang Tata Usaha, ruang Kepala Madrasah, dan sebuah bangunan bekas musala yang memang sudah tidak lagi difungsikan. Kondisi ini memberikan kelegaan karena ruang kelas utama tidak tersentuh api.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri, A. Zamroni, memberikan konfirmasi mengenai keamanan fasilitas utama pembelajaran. Ia memastikan bahwa ruang-ruang kelas masih aman dan dapat digunakan sebagaimana mestinya oleh para siswa dan guru.

"Proses pembelajaran tidak terganggu karena ruang belajar masih ada dan bisa digunakan sebagaimana mestinya," ujar Zamroni.

Saat ini, pihak madrasah tengah memprioritaskan inventarisasi dokumen penting yang terdampak. Fokus utama adalah menyelamatkan buku induk siswa yang berisi data alumni dan nilai peserta didik yang tersimpan di dalam etalase kaca dan aluminium.

Pihak keamanan setempat juga mengonfirmasi insiden tersebut dan segera menerjunkan petugas untuk menangani api. Kasatpol PP Kota Kediri mengiyakan kejadian kebakaran tersebut dan membenarkan bahwa petugas sedang melakukan penanganan di lokasi.