BOGORPLUS.ID - Honda kini resmi memperkenalkan dan mulai memasarkan sepeda motor listrik terbarunya, WN7, di seluruh jaringan dealer yang tersebar di benua Eropa. Langkah ini menandai ekspansi signifikan Honda dalam segmen kendaraan roda dua bertenaga listrik premium di pasar global.

Motor gede (moge) listrik WN7 ini diposisikan sebagai penantang serius bagi model-model yang sudah mapan, khususnya Harley-Davidson LiveWire, di pasar Eropa. Peluncuran ini melengkapi lini kendaraan listrik Honda yang sebelumnya sudah mencakup EM1 dan CUV e:.

Kendaraan yang kini didistribusikan ini sebenarnya telah diperkenalkan pertama kali sebagai sebuah konsep pada bulan September tahun lalu. Model WN7 merupakan versi produksi massal dari konsep EV Fun yang sempat dipamerkan setahun sebelumnya kepada publik.

Manajemen pabrikan Honda telah mengonfirmasi bahwa distribusi unit WN7 ini telah siap dan mulai berjalan di Benua Biru sejak bulan lalu. Keputusan ini diambil setelah melalui proses pengembangan dan penyempurnaan konsep awal.

Dilansir dari Detik Oto, harga jual untuk WN7 menunjukkan variasi tergantung pada masing-masing wilayah di Eropa. Negara seperti Inggris menetapkan harga jual sebesar 12.999 poundsterling, atau setara dengan sekitar Rp 312 jutaan.

Sementara itu, untuk wilayah daratan Eropa lainnya, harga yang dipatok untuk motor listrik ini dimulai dari 14.780 euro, yang setara dengan kisaran harga Rp 303 jutaan. Menariknya, nominal ini tercatat lebih murah 10 euro dibandingkan dengan harga jual pesaing utamanya, Harley-Davidson LiveWire.

Perusahaan menegaskan bahwa kehadiran model WN7 ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan deretan model Honda yang masih mengandalkan mesin konvensional. Model ini hanya memperkaya pilihan bagi konsumen yang mencari mobilitas listrik premium.

Dari segi performa, WN7 mampu menghasilkan output daya maksimum sebesar 50 kW dengan torsi puncak mencapai 100 Nm. Performa ini diklaim setara dengan kapabilitas yang dimiliki oleh motor bensin kelas 600 cc.

Daya untuk menggerakkan motor listrik ini disuplai oleh baterai lithium-ion baru berkapasitas 9,3 kWh, yang turut berkontribusi pada bobot total kendaraan mencapai 217 kg. Baterai ini sudah mengadopsi standar CCS2 untuk pengisian daya cepat dan standar tipe 2.