bogorplus.idb— Dugaan pelecehan seksual di SMAN 4 Cibinong, Kabupaten Bogor, berujung penonaktifan seorang guru BK

Pihak sekolah memastikan oknum guru berinisal M tersebut sudah tidak lagi mengajar. 

Humas SMAN 4 Cibinong, Yanti Widianti, mengatakan laporan dari orang tua korban diterima pihak sekolah pada Rabu (6/5/2026) malam. Setelah menerima laporan, sekolah langsung berkoordinasi dengan KCD.

“Yang bersangkutan sudah kami proses sebagaimana mestinya dan sudah dinonaktifkan, kebijakan itu dari KCD dan pihak sekolah,” ujar Yanti saat ditemui Bogorplus.id, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, oknum guru tersebut telah dinonaktifkan sejak Kamis pekan lalu dan kini tengah menjalani proses lebih lanjut oleh KCD.

“Ngajarnya sudah tidak bisa karena memang sudah dipertemukan kemarin dengan korban dan pelaku didampingi Babinsa serta KCD,” katanya.

Pihak sekolah juga menyebut korban telah mendapat pendampingan dan kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

“Korban sudah mendapat pendampingan dan sudah kembali belajar seperti biasa,” jelasnya.

Meski demikian, pihak sekolah belum memastikan jumlah korban dalam kasus tersebut.