Bogorplus.id - Guru Bimbingan Konseling (BK) di SMAN 4 Cibinong diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah siswi. Dugaan pelecehan seksual itu sampai menyebabkan para korban mengalami trauma.

Salah satu korban berinisial L mengatakan kasus tersebut terungkap setelah salah satu korban berani untuk bersuara ke publik dan kasus tersebut modus sesi bimbingan konseling di lingkungan sekolah.

“Modusnya bimbingan konseling, tapi lama-lama malah memanfaatkan situasi dengan ngelus-ngelus paha sampai dipeluk dari belakang saat kondisi kelas sepi, posisinya itu pulang sekolah, kayaknya sudah direncanakan,” ujar L saat dihubungi Bogorplus.id, Senin (11/5/2026). 

L menyebut dugaan pelecehan itu terjadi sejak 2023 dan sudah berlangsung beberapa kali. Korban disebut mayoritas merupakan siswa yang datang untuk berkonsultasi.

“Sejauh ini baru saya dengan teman saya, tapi setahu saya ada korban lainnya, ada salah satu korban yang mengalami trauma sampai tidak mau sekolah dan berinteraksi dengan lingkungan,” katanya.

Menurut L, orang tua salah satu korban yang mengalami trauma sempat mendatangi sekolah untuk memastikan pelaku telah dinonaktifkan. Namun, mereka mendapati oknum guru tersebut masih mengajar.

“Orang tua korban datang ke sekolah buat ketemu kepala sekolah dan pelaku yang katanya sudah dinonaktifkan, ternyata pelaku belum dinonaktifkan dan masih mengajar,” tutupnya.

Saat ini kasus tersebut telah dilaporkan ke Unit PPA Polres Bogor. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian maupun sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. (Aden)