bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akhirnya angkat bicara terkait keterlambatan pembayaran kepada kontraktor yang nilainya ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

Pemkab Bogor memastikan tengah menyiapkan langkah konkret untuk menuntaskan persoalan tersebut dan menargetkan pembayaran selesai sebelum Ramadhan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan permohonan maaf sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran.

“Jadi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Ini saya kira tanggung jawab kita untuk selesaikan,” kata Ajat saat ditemui, Senin (5/1).

Sebagai langkah awal, Pemkab Bogor melakukan inventarisasi teknis dan detail terhadap seluruh tunggakan yang dimiliki Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Proses tersebut dilakukan di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan melibatkan seluruh SKPD terkait.

“Kita undang semua, mulai dari DPUPR, DKPP, sampai yang kecil-kecil seperti Bappedalitbang, yang masih ada pembayaran konsultan dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut Ajat, kehadiran seluruh pihak bertujuan menyamakan persepsi sekaligus menentukan prioritas pembayaran.

“Semua hadir di sini untuk penyamaan persepsi dan kita memilah dan memilih mana yang harus segera kita bayarkan,” jelasnya.