bogorplus.id– Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Bogor, satu-satunya madrasah negeri di kota itu, memasuki tahap akhir revitalisasi fisik yang didanai pemerintah pusat senilai Rp5,5 miliar.
Proyek ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan nasional.
Menag Nasaruddin Umar menyatakan perubahan kondisi MTsN 1 Kota Bogor sangat signifikan. Ia menyoroti perbaikan menyeluruh pada sarana dan prasarana sekolah.
"Atapnya tadinya mau roboh, sekarang menjadi sangat rapi. Meja-mejanya yang sudah kusam diganti dengan meja yang sangat bagus. Kemudian juga warnanya, catnya, segala macam itu diperbaiki," ujar Nasaruddin saat meninjau lokasi.
Plt. Dirjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Kuswara, merinci alokasi anggaran.
Dari total Rp5,5 miliar, sebanyak Rp4 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik, sementara Rp1,5 miliar digunakan untuk pengadaan mebel (mebeulair).
Revitalisasi ini mencakup keseluruhan bangunan fisik gedung sekolah, termasuk pembangunan 23 ruang kelas baru yang akan digunakan oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX.
"Dari total anggaran Rp5,5 miliar itu, progresnya sekarang sudah mencapai 90 persen. Total ruang kelasnya ada 23 ruang. Sebelas sudah selesai dan sudah dipakai, sedangkan dua belas lainnya masih dalam proses penyelesaian akhir sehingga belum bisa digunakan," jelas Kuswara.
Kuswara menargetkan seluruh pekerjaan revitalisasi akan rampung pada 21 Juni 2026. Dengan demikian, seluruh fasilitas sekolah dapat dimanfaatkan penuh pada tahun ajaran baru 2026/2027.





