bogorplus.id— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mematangkan konsep pembangunan kereta gantung (cable car) sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata Puncak.

Transportasi massal berbasis wisata ini dirancang untuk menghubungkan kawasan Summarecon Bogor dengan Rest Area Gunung Mas tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa konsep rute kereta gantung tersebut telah disusun secara sistematis.

Titik awal atau shelter bawah akan ditempatkan di kawasan Summarecon sebelum Gadog, yang sekaligus berfungsi sebagai area parkir terpadu (park and ride).

Dari titik tersebut, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kereta gantung menuju shelter atas di Rest Area Gunung Mas.

"Konsep sebenarnya sudah ada. Shelter bawahnya dimulai dari sebelum Gadog, yaitu Summarecon. Di Summarecon kita punya lahan untuk park and ride-nya, lalu titik akhirnya di rest area," ujar Rudy kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).

Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study). Di samping itu, Pemkab Bogor terus menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah investor potensial yang berminat mendanai pembangunan infrastruktur tersebut.

Rudy menegaskan bahwa proyek ini sepenuhnya akan mengandalkan investasi swasta.

Keputusan ini diambil agar pembangunan tidak membebani APBD Kabupaten Bogor, mengingat estimasi nilai investasinya yang sangat besar.