bogorplus.id  – Uang sebesar Rp414,4 miliar mengalir ke judi online dari 103.092 pemain di Kabupaten Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyebut angka tersebut menjadi peringatan serius karena dana masyarakat habis untuk aktivitas yang merugikan.

Sastra mengakui Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan jumlah pemain judi online terbanyak karena memiliki populasi terbesar, yakni sekitar 6,1 juta jiwa. 

Namun, menurutnya, besarnya jumlah penduduk tidak boleh dijadikan alasan untuk membiarkan praktik judi online terus berkembang.

"Kenapa kita tertinggi? Karena jumlah penduduk kita banyak dari daerah-daerah lain," ujar Sastra Winara kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).

Ia menegaskan, judi online hanya membawa kerugian, baik bagi pelaku maupun keluarganya. Karena itu, masyarakat diminta menghentikan kebiasaan tersebut sebelum menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

"Kepada generasi muda Kabupaten Bogor, berhenti berjudi karena kita melawan sistem atau mesin yang tidak bakal menang," tegasnya.