BOGORPLUS.ID - Pemerintah China melalui regulator otomotifnya telah melayangkan panggilan mendesak kepada sejumlah produsen kendaraan menyusul memanasnya persaingan harga di sektor tersebut. Tindakan ini diambil sebagai respons langsung terhadap praktik perang harga yang dinilai sudah melampaui batas persaingan sehat.
Aksi pemanggilan ini bertujuan untuk menghentikan penurunan harga yang terjadi secara berkelanjutan, yang dampaknya mulai terasa signifikan pada aktivitas penjualan ritel kendaraan di pasar domestik China. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan pemangku kepentingan industri.
Melemahnya permintaan konsumen menjadi salah satu pemicu utama dari spiral penurunan harga yang terjadi belakangan ini. Konsumen dilaporkan menahan diri untuk membeli, berharap adanya pemangkasan harga yang lebih substansial di masa mendatang.
Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA) secara terbuka menyoroti dampak negatif dari situasi ini terhadap seluruh mata rantai industri. Tekanan operasional yang meningkat dirasakan oleh banyak pihak akibat dinamika pasar yang tidak stabil ini.
"CPCA mengatakan bahwa penjualan ritel relatif lemah akhir-akhir ini, tekanan operasional meningkat di semua mata rantai, dan laju produksi dan penjualan perlu diperlambat," demikian dikutip dari CNEV Post oleh pihak asosiasi.
Intervensi ini melibatkan dua badan pemerintah utama, yaitu Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) serta Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR). Keduanya bersinergi untuk memulihkan ketertiban pasar dari persaingan yang dianggap merusak.
Kedua lembaga pemerintah tersebut secara tegas menuntut kepatuhan mutlak terhadap regulasi yang berlaku demi menjaga integritas pasar otomotif di China. Mereka menekankan pentingnya kepatuhan terhadap undang-undang penetapan harga.
"MIIT dan SAMR meminta perusahaan-perusahaan tersebut untuk mematuhi hukum dan peraturan secara ketat, termasuk Undang-Undang Harga dan aturan tentang pembatasan dumping di bawah harga pokok," demikian menurut pernyataan yang dirilis oleh MIIT.
Selain fokus pada harga, para produsen kendaraan juga diinstruksikan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kualitas produk mereka. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengejaran pangsa pasar tidak mengorbankan standar kualitas yang telah ditetapkan.






.png)