bogorplus.id – Tepas Lawang Salapan, salah satu ikon Kota Bogor yang ikonik, sedang menjalani program pemeliharaan bangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor.
Proyek perbaikan ini dijadwalkan berlangsung hingga akhir Agustus 2026 karena ditemukan sejumlah kerusakan pada struktur bangunan tersebut.
Tepas Lawang Salapan merupakan bangunan pelengkap jalan yang strategis, berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata, tepat di depan Tugu Kujang, dalam wilayah Sistem Satu Arah (SSA), Kecamatan Bogor Tengah.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menyatakan bahwa pemeliharaan perlu dilakukan mengingat kondisi fisik bangunan yang mulai menunjukkan kerusakan.
"Pemeliharaan dilakukan karena ada beberapa bagian bangunan yang terlihat rusak," ujar Juniarti saat dihubungi Selasa (7/7).
Rencana pemeliharaan mencakup perbaikan signifikan pada struktur bangunan.
Sebanyak enam tiang akan dibentuk ulang (dibentuk ulang) dan dilakukan pengecatan ulang secara menyeluruh. Selain itu, empat tiang yang sebelumnya telah diperbaiki pada tahun 2023 akan menjalani pengecatan ulang.
Perbaikan juga menyasar detail ornamen. Ornamen di bagian bawah dan atas kolom akan dibentuk ulang pada bagian yang rusak sebelum dilakukan pengecatan ulang.
Juniarti menambahkan bahwa ada upaya pencegahan kerusakan di masa mendatang.






.png)