BOGORPLUS.ID - Sektor transportasi darat memegang peranan penting dalam menjamin kelancaran operasional penerbangan di Indonesia, khususnya dalam mobilitas awak pesawat menuju bandara. Keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan kru ini merupakan tolok ukur keberhasilan maskapai secara keseluruhan.
Perusahaan penyedia layanan transportasi darat untuk Garuda Indonesia Group, Aerotrans, telah berhasil mencatatkan peningkatan signifikan dalam efisiensi dan keselamatan kerja sejak mengadopsi teknologi telematika Geotab. Implementasi ini secara resmi dimulai pada bulan September 2024.
Dilansir dari Detik Oto, upaya ini membuahkan hasil positif, di mana Aerotrans kini berhasil meraih peringkat keselamatan operasional armada sebesar 89 persen. Angka ini diklaim telah melampaui rata-rata armada sejenis di tingkat regional.
Alva Buktikan Daya Tarik Motor Listrik Lokal dengan Pertumbuhan Penjualan 52% Tanpa Subsidi
Selain peningkatan keselamatan, adopsi sistem berbasis data ini juga berdampak langsung pada pengurangan risiko berkendara. Terjadi peningkatan signifikan hingga 61 persen dalam prediksi tingkat kecelakaan per kilometer yang berhasil dicapai oleh perusahaan.
Perilaku mengemudi di lapangan menunjukkan perbaikan nyata berkat adanya fitur notifikasi waktu nyata (real-time) yang disediakan oleh sistem baru tersebut. Hal ini terlihat dari penurunan insiden pengereman mendadak sebanyak 57 persen dan pengurangan akselerasi agresif hingga 66 persen.
Lebih lanjut, efisiensi operasional juga meningkat dengan terpantau turunnya durasi mesin menyala tanpa bergerak atau idle sebesar 22 persen. Penurunan ini secara langsung memberikan dampak positif terhadap penghematan konsumsi bahan bakar armada.
Saat ini, Aerotrans mengelola operasional yang masif dengan total lebih dari 700 unit kendaraan yang beroperasi. Armada ini melayani lebih dari 1.200 perjalanan setiap bulannya demi memastikan ketepatan waktu kedatangan para kru penerbangan.
Tantangan besar dalam pengawasan armada dan pencegahan kecelakaan ini dijawab melalui pemanfaatan platform digital pintar dari Geotab yang menyediakan solusi armada terhubung. Platform ini memungkinkan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan dan perilaku pengemudi secara langsung.
"Transformasi ini bukan hanya tentang adopsi teknologi, tetapi bagaimana kami memastikan keselamatan dan presisi operasional secara konsisten di seluruh armada," ujar Direktur Aerotrans Kadek Bayu Temaja dalam keterangannya pada Rabu (17/6/2026).






.png)