bogorplus.id Kekeringan melanda Kabupaten Bogor semakin meluas. Sebanyak 1.127 warga di Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, kini dilanda krisis air bersih setelah sumber air sumur resapan milik warga mengering akibat minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (Ratik) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menyatakan bahwa penurunan intensitas hujan menjadi pemicu utama kekeringan tersebut.
"Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber air sumur resapan mengalami kekeringan sehingga warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih," ujar Adam saat dikonfirmasi pada Selasa (23/6/2026).
Satpol PP Kota Bogor Tertibkan 15 Gerobak PKL yang Menginap di Trotoar Jalan Dewi Sartika
Menurut data BPBD, krisis air bersih berdampak pada dua dusun di desa tersebut, yaitu Kampung Kalong Babakan dan Kampung Pasir Manggu. Total warga yang terdampak mencapai 266 kepala keluarga atau setara dengan 1.127 jiwa.
Menanggapi kondisi ini, BPBD Kabupaten Bogor segera bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih. Pihaknya telah mendistribusikan bantuan tahap kedua sebanyak 10.000 liter air bersih ke wilayah terdampak.
"Untuk sementara kebutuhan air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat," tambah Adam.
Adam memastikan bahwa tim BPBD terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di Desa Kalong Liud. BPBD juga siap melakukan penanganan lebih lanjut apabila jumlah wilayah yang terdampak kembali bertambah.






.png)