bogorplus.id - Brown sugar, atau gula aren, semakin populer digunakan sebagai pemanis alternatif, tidak hanya untuk kopi dan teh, tetapi juga dalam berbagai olahan makanan seperti roti dan kue. Meskipun memiliki fungsi pemanis yang sama dengan gula pasir putih, brown sugar diklaim menawarkan keunggulan nutrisi dan potensi manfaat kesehatan.

Perbedaan Fundamental: Proses Pembuatan

Baik brown sugar maupun gula pasir putih bersumber dari sari tebu dan melalui proses kristalisasi. Perbedaan utama terletak pada tahap akhir pembuatannya, yaitu penambahan molase.

Molase adalah cairan kental berwarna cokelat tua yang merupakan hasil penyaringan sari tebu. Penambahan kembali molase inilah yang memberikan warna kecokelatan khas pada brown sugar. Selain warna, molase juga menyumbangkan sejumlah nutrisi tambahan pada gula ini, seperti kalsium, kalium, dan zat besi, yang tidak terdapat pada gula pasir putih murni.

Potensi Manfaat Kesehatan Brown Sugar

Kandungan nutrisi yang dibawa oleh molase memberikan beberapa potensi manfaat kesehatan dari konsumsi brown sugar, meskipun perlu diingat bahwa kandungan nutrisi ini masih tergolong rendah.

1. Menjaga Tekanan Darah Stabil: Kalium yang terkandung dalam brown sugar berperan dalam menjaga kestabilan tekanan darah. Namun, karena kadarnya yang tidak signifikan, disarankan untuk tetap mengonsumsi sumber kalium lain yang lebih kaya, seperti pisang, jeruk, bayam, dan brokoli.

2. Mendukung Kesehatan Tulang: Brown sugar mengandung kalsium yang baik untuk memelihara kekuatan tulang dan mencegah risiko osteoporosis. Untuk asupan kalsium optimal, masyarakat tetap dianjurkan mengonsumsi sumber kalsium utama seperti brokoli, kangkung, tahu, susu rendah lemak, dan yoghurt.

3. Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah: Kandungan zat besi di dalamnya membantu mendukung proses produksi sel darah merah dalam tubuh. Untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian secara memadai, konsumsi makanan seperti kerang, hati ayam, bayam, dan brokoli tetap menjadi prioritas.