bogorplus.id - Makanan dengan indeks glikemik (IG) rendah menjadi kunci penting dalam manajemen kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes. Jenis makanan ini cenderung melepaskan glukosa secara perlahan ke dalam aliran darah, sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah.

Indeks glikemik sendiri merupakan sistem penilaian numerik yang diberikan pada makanan mengandung karbohidrat. Angka ini menunjukkan seberapa cepat suatu makanan dapat menaikkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Konsep ini pertama kali dikembangkan pada awal 1980-an oleh Profesor Dr. David Jenkins dari Kanada, berdasarkan fakta bahwa tidak semua karbohidrat dengan bobot yang sama bereaksi identik dalam tubuh.

Memahami Skala Indeks Glikemik

Skala IG berkisar antara 1 hingga 100. Klasifikasinya dibagi menjadi tiga kategori utama:

1. Rendah: Nilai IG kurang dari 55.
2. Sedang: Nilai IG antara 56 hingga 69.
3. Tinggi: Nilai IG lebih dari 70.

Makanan IG rendah sangat dianjurkan bagi penderita diabetes. Selain itu, makanan ini juga menjadi acuan bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan atau berupaya mencegah penyakit kronis terkait obesitas, seperti penyakit kardiovaskular.

Beberapa faktor yang memengaruhi rendahnya indeks glikemik suatu makanan antara lain: kandungan asam, proses memasak yang cepat, tingginya kadar serat, minimnya proses pengolahan, tingkat kematangan buah/sayur yang belum terlalu matang, serta kandungan protein yang tinggi.

Pilihan Makanan Indeks Glikemik Rendah untuk Menu Harian

Untuk memudahkan pemilihan asupan sehari-hari, berikut adalah jenis-jenis makanan yang tergolong memiliki IG rendah: