BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden serius terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, pada Jumat siang (12/6/2026), ketika terjadi ledakan di dalam kamar mesin Kapal Aceh Hebat 2. Kejadian ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, saat kapal tersebut sedang dalam posisi bersandar di pelabuhan.
Akibat ledakan tersebut, sebanyak 15 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Mayoritas korban mengalami luka bakar di berbagai bagian tubuh mereka akibat insiden yang tiba-tiba tersebut.
Seluruh korban yang terluka segera dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Zainoel Abidin untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Kondisi para korban saat ini sedang dipantau ketat oleh tim medis setempat pasca-kejadian.
Kepala UPTD Penyelenggara Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Dinas Perhubungan Aceh, Muhammad Al Qadri, memberikan rincian mengenai identitas para korban yang terlibat dalam ledakan kapal rute Banda Aceh-Sabang tersebut.
"Korbannya 14 Mahasiswa Poltekpel dan 1 KKM (kepala kamar mesin) AH2 ASDP. Totalnya 15 orang," kata Kepala UPTD Penyelenggara Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Dinas Perhubungan Aceh, Muhammad Al Qadri.
Diterangkan lebih lanjut, 14 korban yang terluka merupakan mahasiswa dari Politeknik Pelayaran Malahayati, Aceh Besar. Korban ke-15 adalah Kepala Kamar Mesin (KKM) dari kapal Aceh Hebat 2 (AH2) milik ASDP.
Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi Penuh Setelah BB TNBTS Teken Kontrak Sewa Aset Lima Tahun
Proses evakuasi para korban yang menderita luka-luka dari area Pelabuhan Ulee Lheue dilakukan dengan cepat, menggunakan armada bus Transkoetaradja untuk memindahkan mereka ke fasilitas kesehatan terdekat.
Suara ledakan yang cukup keras terdengar dari arah kapal saat sedang bersandar, yang kemudian memicu kepanikan dan diikuti dengan upaya evakuasi cepat terhadap para penumpang dan kru yang terluka.
Penyebab pasti dari ledakan yang terjadi di ruang mesin kapal tersebut hingga saat ini masih belum dapat dipastikan oleh pihak berwenang. Investigasi mendalam kini tengah dilakukan untuk mengungkap akar permasalahan insiden ini.






.png)