bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memaparkan berbagai capaian dan inovasi pembangunan daerah dalam kegiatan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Tahun 2025 yang digelar Kementerian PANRB di Gedung Serbaguna 1, Kabupaten Bogor, Kamis (30/10)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menegaskan komitmen Pemkab Bogor menghadirkan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pemkab Bogor berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Kami tidak bekerja sendiri, tetapi bersama-sama dalam semangat kolaborasi,” ujarnya, Jumat (31/10).
Dalam paparannya, Ajat membeberkan capaian indikator makro daerah yang menunjukkan tren positif.
Antara lain penurunan tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi yang stabil, rasio gini yang membaik, serta penurunan tingkat pengangguran terbuka berkat peningkatan akses lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Salah satu capaian signifikan adalah penurunan angka stunting dari 27 persen pada 2023 menjadi 18 persen pada 2025.
Ia menjelaskan, keberhasilan itu hasil kerja lintas sektor dan intervensi langsung di lapangan.
“Kami dorong setiap perangkat daerah memiliki anak asuh stunting agar hasilnya dapat terukur,” jelasnya.
Atas konsistensi reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik, Pemkab Bogor juga diganjar Juara Mandaya Award 2025, penghargaan nasional atas komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola berbasis kolaborasi.