bogorplus.id - Letargi adalah kondisi ketika seseorang merasakan kelelahan yang sangat berat hingga tubuh tetap terasa lemas meski sudah beristirahat atau tidur cukup. Selain mudah lelah, penderita letargi biasanya juga mengalami kantuk berlebihan, sulit berkonsentrasi, dan kurang berenergi sehingga aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun psikologis.
Berbeda dengan rasa lelah akibat aktivitas berat, letargi tidak mudah hilang setelah beristirahat. Karena itu, jika keluhan berlangsung terus-menerus, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Gejala Letargi
Letargi ditandai dengan rasa lelah yang ekstrem, tubuh terasa lesu, mengantuk sepanjang hari, dan sulit fokus. Kondisi ini sering membuat penderitanya kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, letargi juga dapat disertai beberapa gejala lain, seperti tubuh tetap lemah meski sudah tidur cukup, perubahan suasana hati, mudah bosan atau gelisah, serta linglung dan berkurangnya kewaspadaan. Pada bayi dan anak-anak, letargi biasanya ditandai dengan berkurangnya aktivitas, nafsu makan menurun, enggan menyusu, tidak tertarik bermain, dan terlihat kurang responsif.
Penyebab Letargi
Letargi dapat dipicu oleh berbagai kondisi medis, di antaranya gangguan pada otak seperti stroke, meningitis, cedera kepala berat, atau hidrosefalus. Selain itu, gangguan tiroid, masalah tidur seperti insomnia dan sleep apnea, penyakit ginjal, depresi, depresi setelah melahirkan, PMS, anemia, kekurangan gizi, serta efek samping obat-obatan seperti kemoterapi, antihistamin, dan antipsikotik juga dapat menjadi penyebabnya.
Kondisi ini juga bisa muncul akibat dehidrasi atau keracunan, misalnya karena paparan karbon monoksida.






.png)