BOGORPLUS.ID - Aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) bekerja sama dengan PT Pos Indonesia akan menyelenggarakan acara turing akbar bertajuk Vespa Amazing Ride 2026. Kegiatan otomotif ini dirancang sebagai ajang sosialisasi penting mengenai kewajiban perpajakan kendaraan bermotor dan keselamatan berlalu lintas.
Rangkaian perjalanan yang telah disiapkan akan melintasi rute dari Pulau Jawa menuju destinasi akhir di Pulau Bali. Touring akbar ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, terhitung mulai tanggal 25 hingga 28 Juni 2026 mendatang.
Tujuan utama dari penyelenggaraan Vespa Amazing Ride 2026 ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pengguna sepeda motor, mengenai disiplin dalam berlalu lintas. Selain itu, acara ini juga bertujuan memperkenalkan kemudahan layanan publik yang kini telah berbasis digital.
Direktur Utama SIGNAL, Jetto Arif Fanany, menyampaikan bahwa tema yang diusung dalam kegiatan akbar ini adalah "One Spirit, One Journey". Meskipun awalnya diikuti oleh 21 anggota dari VESPA GT, pendaftaran masih dibuka untuk para penggemar Vespa lainnya.
"SIGNAL menargetkan Vespa Amazing Riding 2026 dapat diikuti oleh 100 peserta, dan pendaftaran masih terbuka hingga tanggal 23 Juni. Namun, panitia hanya akan menerima peserta dari luar VGT Club jika mereka memenuhi kriteria persyaratan yang ditetapkan," papar Jetto Arif dalam sesi konferensi pers di Posblok, Jakarta Pusat, pada Sabtu (20/6/2026).
Lebih lanjut, Jetto Arif juga menegaskan bahwa kolaborasi ini memiliki makna mendalam bagi kedua institusi penyelenggara. "Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara SIGNAL dan PT Pos Indonesia dalam membangun kedekatan dengan komunitas kendaraan bermotor," terangnya.
Melalui pendekatan yang interaktif selama perjalanan, para peserta akan diajak untuk memahami pentingnya kedisiplinan dalam berkendara di jalan raya. Komunitas Vespa GT dipilih secara spesifik karena dianggap memiliki karakter solidaritas yang kuat serta mampu menjangkau berbagai lapisan generasi masyarakat.
Dukungan kuat juga datang dari Korlantas Polri, di mana AKBP Ari Satmoko, Kepala Seksi Pembinaan dan Pelayanan Korlantas Polri, melihat korelasi yang signifikan antara kegiatan ini dengan aspek Registrasi dan Identifikasi (Regident) kendaraan. Pasalnya, VAR 2026 tidak hanya mensosialisasikan aplikasi SIGNAL tetapi juga menekankan pentingnya tertib administrasi kendaraan.
"Melalui aplikasi SIGNAL, wajib pajak dapat melakukan pengesahan STNK tahunan secara digital. Kami harapkan VAR ini bisa lebih meningkatkan kesadaran bayar pajak yang sekarang lebih mudah dan praktis melalui aplikasi SIGNAL, sehingga berujung pada kesadaran tertib dalam kelengkapan dokumen kendaraan," ujar Ari Satmoko di Jakarta.






.png)