bogorplus.id - Sebanyak 444 jamaah haji Kloter 10 JKS Kota Bogor resmi diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Bekasi dari Masjid Raya Bogor, Sabtu (2/5/2026). 

Keberangkatan ini menjadi momen haru sekaligus penuh harapan, setelah satu calon jamaah dipastikan wafat menjelang hari keberangkatan.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Bogor, Indra Karmawan, mengungkapkan bahwa jumlah awal jamaah seharusnya mencapai 445 orang. 

Namun, satu jamaah atas nama Ibu Marni meninggal dunia sekitar dua minggu sebelum keberangkatan.

“Harusnya 445 jamaah dengan enam petugas, yang terdiri dari empat petugas kloter dan dua pendamping dari Kota Bogor. Namun, satu jamaah atas nama Bu Marni wafat menjelang keberangkatan sehingga jumlah menjadi 444,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penggantian jamaah oleh pihak keluarga tidak dapat dilakukan karena seluruh proses administrasi, termasuk visa dan dokumen lainnya, telah rampung.

“Untuk penggantian jamaah wafat oleh keluarga tidak bisa dilakukan di kloter ini karena seluruh proses administrasi sudah berjalan. Kekosongan kemungkinan diisi dari kabupaten atau kota lain. Kalau dari pihak keluarga kandung, baru bisa menggantikan pada musim haji tahun depan,” jelasnya.

Setelah dilepas secara resmi oleh Wali Kota Bogor bersama Forkopimda, rombongan jamaah berangkat sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan 11 unit bus menuju Embarkasi Haji Bekasi. 

Di lokasi tersebut, jamaah akan menjalani masa transit dan pemeriksaan akhir selama kurang lebih 24 jam sebelum diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta.