bogorplus.idAutis dan Down syndrome merupakan dua kondisi yang sering dikaitkan dengan gangguan tumbuh kembang anak. Meski sama-sama memengaruhi perkembangan, keduanya memiliki penyebab, karakteristik, serta kebutuhan penanganan yang berbeda. Memahami perbedaan autis dan Down syndrome dapat membantu orang tua mengenali kondisi anak sejak dini sehingga dukungan dan terapi yang diberikan lebih tepat sasaran.

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan saraf yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi, berinteraksi sosial, dan berperilaku. Sementara itu, Down syndrome merupakan kelainan genetik akibat adanya salinan ekstra pada kromosom 21 yang menyebabkan keterlambatan perkembangan fisik maupun intelektual.

Perbedaan Autis dan Down Syndrome

Meskipun sama-sama dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, terdapat beberapa perbedaan mendasar antara autis dan Down syndrome.

1. Penyebab Terjadinya

Perbedaan utama dapat dilihat dari penyebabnya. Autis terjadi karena gangguan pada perkembangan dan fungsi otak. Hingga saat ini penyebab pastinya belum diketahui, tetapi beberapa faktor diduga dapat meningkatkan risikonya, seperti faktor genetik, kelahiran prematur, serta komplikasi selama kehamilan atau persalinan.

Di sisi lain, Down syndrome disebabkan oleh kelainan genetik berupa kelebihan satu salinan kromosom 21 atau yang dikenal sebagai trisomi 21. Kondisi ini terjadi sejak janin masih berada di dalam kandungan. Risiko Down syndrome diketahui meningkat pada kehamilan dengan usia ibu 35 tahun ke atas maupun adanya riwayat kondisi serupa dalam keluarga.

2. Ciri Fisik

Anak dengan autis umumnya tidak memiliki karakteristik fisik yang khas sehingga penegakan diagnosis lebih banyak didasarkan pada perilaku dan perkembangan anak.