bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kesetaraan bagi penyandang disabilitas melalui pembinaan olahraga prestasi.
Salah satu langkah konkretnya adalah menghadirkan Sentra Olahraga Disabilitas (SOD), sebuah pusat pembinaan atlet difabel yang menjadi pelopor pertama di Indonesia.
Melalui program SOD ini, para atlet disabilitas di Kabupaten Bogor mendapatkan pembinaan terstruktur yang mengintegrasikan pendidikan, latihan fisik, hingga pendampingan untuk mengembangkan potensi mereka agar mampu bersaing di kancah regional, nasional, maupun internasional.
Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, Muhammad Misbah, menjelaskan bahwa kehadiran SOD menjadi bukti nyata keberpihakan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terhadap pengembangan olahraga disabilitas.
"Alhamdulillah, Kabupaten Bogor memiliki SOD yang menjadi pelopor pertama di Indonesia. Di sini, seluruh aktivitas atlet telah diprogramkan secara terstruktur, mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat. Atlet yang masih bersekolah tetap mengikuti pendidikan di sekolah umum, kemudian menjalani latihan sesuai program yang disusun oleh pelatih," ujar Misbah.
Misbah juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Bogor, baik dari sisi kebijakan, anggaran, hingga penyediaan fasilitas olahraga gratis di kawasan Pakansari untuk latihan para atlet.
Selain itu, rencana pembangunan Wisma Istimewa pada tahun depan diharapkan akan semakin memperkuat sistem pembinaan atlet disabilitas di Bogor.
Saat ini, NPCI Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan para atlet untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026 yang akan berlangsung di Kota Bandung pada November mendatang.
Persiapan dilakukan melalui program latihan intensif yang akan dilanjutkan dengan pemusatan latihan (training center) selama kurang lebih tiga bulan.






.png)