BOGORPLUS.ID - Perkembangan signifikan tengah terjadi di sektor otomotif Malaysia, ditandai dengan meroketnya popularitas kendaraan yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan China. Dalam kurun waktu kurang dari empat tahun, merek-merek dari Negeri Tirai Bambu tersebut berhasil mengukuhkan pijakan yang kuat di pasar negeri jiran.
Fenomena ini terlihat jelas dari data registrasi kendaraan yang menunjukkan peningkatan dramatis dalam pangsa pasar. Peningkatan ini telah membuat kendaraan asal China kini mendominasi hampir delapan persen dari total penjualan mobil baru di Malaysia.
Sebagai perbandingan, empat tahun silam, kehadiran mobil China di jalanan Malaysia masih terbilang sangat minim dan nyaris tidak terlihat. Dilansir dari Detik Oto, data registrasi pada tahun 2022 menunjukkan hanya tercatat 578 unit mobil China yang terdaftar dari total 744.762 unit kendaraan baru yang terjual.
Kondisi awal tersebut menempatkan keterwakilan merek China pada angka yang sangat kecil, yakni hanya 0,08 persen dari keseluruhan pasar otomotif nasional Malaysia saat itu. Namun, situasi statistik ini mulai berbalik secara drastis pada tahun berikutnya.
Perubahan signifikan mulai terlihat pada tahun 2023, seiring dengan melonjaknya penjualan kendaraan impor dari China. Media Paultan memberitakan bahwa jumlah kendaraan China yang masuk dalam daftar registrasi mobil baru di Malaysia melonjak hingga mencapai 66.198 unit pada tahun tersebut.
Lonjakan penjualan ini secara otomatis mendongkrak pangsa pasar merek China menjadi 1,27 persen dari total pasar mobil baru Malaysia pada akhir tahun 2023. Tren positif ini kemudian tidak berhenti, karena minat konsumen Malaysia terus menguat di tahun-tahun berikutnya.
Tren pertumbuhan positif ini terkonfirmasi berlanjut sepanjang tahun 2024, yang mana pangsa pasar kembali naik signifikan menjadi 4,01 persen. Momentum ini terus dipertahankan, dan pada lima bulan pertama tahun 2026, angka tersebut menanjak hingga menembus 8,92 persen.
Data terbaru mengindikasikan bahwa saat ini, setidaknya satu dari setiap 11 unit mobil baru yang berhasil terjual di Malaysia merupakan merek yang berasal dari China. Kecepatan pertumbuhan segmen merek ini belum mampu ditandingi oleh kelompok merek otomotif lainnya yang sudah mapan.
Pencapaian impresif ini menjadi semakin menonjol karena data tersebut belum memasukkan angka penjualan dari merek Geely yang dijual dengan label Proton di Malaysia. Selain persentase pasar yang meningkat, dominasi pabrikan China mulai terlihat dari daftar mobil terlaris nasional.






.png)