bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten Bogor akan melibatkan komunitas pelukis dalam proyek mural di sepanjang jalur Cijayanti–Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang.
Langkah ini disiapkan untuk menekan aksi vandalisme sekaligus mempercantik wajah kawasan strategis tersebut.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan keterlibatan komunitas pelukis sedang dikomunikasikan dan diharapkan dapat terealisasi dalam waktu dekat.
"Sedang kami komunikasikan kemungkinan melibatkan komunitas pelukis, daripada dinding dicorat-coret, lebih baik dimanfaatkan untuk karya mural yang memiliki nilai seni, pengerjaannya juga akan dimulai dalam waktu dekat," ujar Eko saat dihubungi Bogorplus.id, Sabtu (6/6/2026).
Mural akan menghiasi jalur dari Terowongan Cijayanti hingga kawasan Garuda Yaksa dengan panjang sekitar 11 kilometer. Kawasan tersebut dipilih karena menjadi akses yang kerap dilalui tamu negara dan sejumlah pejabat nasional.
"Kenapa dipilih jalur itu, karena sering dilalui tamu negara dan pejabat nasional sehingga menjadi prioritas penataan terlebih dahulu, jika program ini berhasil, akan kami kembangkan ke wilayah lain di Kabupaten Bogor," katanya.
Eko menegaskan, pelibatan komunitas pelukis bukan hanya untuk mempercantik kawasan, tetapi juga menjadi langkah nyata mengurangi vandalisme yang selama ini merusak estetika ruang publik.
"Kami ingin ruang publik diisi karya seni, bukan coretan vandalisme, karena itu komunitas pelukis akan kami libatkan agar kreativitas masyarakat tersalurkan dengan cara yang positif dan bermanfaat," tegasnya.
Selain menjadi upaya memperindah kawasan, mural yang mengusung tema tokoh dan perjuangan nasional itu juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar tidak melupakan sejarah dan jasa para pahlawan bangsa.





