bogorplus.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan telah resmi menyelesaikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Aceh.

Sebanyak 55 unit rumah baru kini siap dihuni oleh para korban bencana di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen.

Pembangunan hunian ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta menyediakan tempat tinggal yang layak bagi warga.

Dalam proyek ini, pemerintah menerapkan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA), sebuah inovasi konstruksi modular yang dirancang khusus agar tahan terhadap guncangan gempa.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera I, Teuku Faisal Riza, menjelaskan bahwa sebaran pembangunan huntap tersebut mencakup 45 unit di Kabupaten Pidie Jaya dan 10 unit di Kabupaten Bireuen.

Pemilihan teknologi RISHA didasari pada efisiensi waktu pembangunan serta aspek keamanan struktur bangunan di wilayah rawan bencana.

"Kami telah menyelesaikan seluruh proses pembangunan fisik di lapangan. Huntap ini dibangun dengan standar kualitas yang baik agar masyarakat dapat merasa aman dan nyaman kembali menata hidup mereka," ujar Teuku Faisal Riza dalam keterangan resminya.

Selain konstruksi bangunan utama, pemerintah juga memperhatikan kelengkapan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) di lingkungan perumahan tersebut.

Fasilitas pendukung seperti jalan lingkungan, drainase, serta akses air bersih dan sanitasi telah disiapkan untuk mendukung kualitas hidup para penghuni.