bogorplus.id - Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat capaian melampaui target dalam pemeriksaan kesehatan jemaah haji tahun 1447 H/2026.

Dinas Kesehatan setempat berhasil mencatat angka pemeriksaan hingga 116,6 persen dari total kuota, menandakan tingginya kesadaran jemaah terhadap pentingnya kesiapan fisik sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Berdasarkan data terbaru, dari kuota 2.504 jemaah haji Kabupaten Bogor, sebanyak 3.802 data pemeriksaan kesehatan telah masuk ke dalam sistem Siskohatkes. 

Dari jumlah tersebut, 3.146 jemaah telah menuntaskan seluruh tahapan pemeriksaan yang diwajibkan.

Tak hanya melayani jemaah lokal, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor juga memberikan layanan kepada 293 jemaah dari luar daerah atau sekitar 12 persen dari total pemeriksaan.

Dalam aspek kelayakan, hasilnya juga menunjukkan tren positif. Sebanyak 3.134 jemaah atau 128,1 persen dinyatakan memenuhi kriteria istithaah kesehatan.

Sementara itu, hanya sekitar 0,5 persen jemaah yang belum memenuhi syarat, mayoritas disebabkan oleh penyakit kronis yang masih memerlukan penanganan lanjutan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara petugas kesehatan dan para jemaah.

“Capaian ini mencerminkan sinergi yang baik antara petugas kesehatan dan jemaah. Kami terus mendorong agar seluruh jemaah memenuhi syarat istithaah kesehatan demi kelancaran dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah haji,” ujarnya, Senin (20/4).