BOGORPLUS.ID - Pemadaman listrik bergilir dilaporkan melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang, pada Sabtu (20/6/2026) siang. Gangguan ini terjadi mendadak dan diklaim oleh pihak PLN sebagai upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan mereka.
Insiden pemadaman tanpa pemberitahuan awal ini menimbulkan ketidaknyamanan signifikan bagi masyarakat yang terdampak. Berbagai profesi, mulai dari pekerja kreatif hingga pemilik usaha kecil, merasakan dampak langsung dari hilangnya pasokan listrik secara tiba-tiba.
Salah satu warga yang terdampak adalah Asih Hardianti, seorang praktisi animal communicator asal Kecamatan Semarang Tengah. Ia mengungkapkan bahwa pemadaman yang terjadi sejak siang hari tersebut menyebabkan kerugian besar terkait penyimpanan obat dan pakan hewan.
Asih Hardianti menyatakan kekecewaannya mengenai ketiadaan informasi sebelumnya. "Kalau saya sangat merugi karena sering tidak ada pemberitahuan ke warga sebagai pelanggan. Kalau saya lebih gini, karena sebagian pakan disimpan di kulkas mati setengah hari merugikan kami. Beberapa kucing saya sakit, obat-obatan dan makanan disimpan di kulkas," keluh Asih.
Ia menekankan bahwa kurangnya antisipasi menjadi masalah utama bagi warga yang bergantung pada listrik untuk kebutuhan spesifik. "Merugikannya adalah kita tidak antisipasi makanan yang basi, kita tidak siap untuk nyari solusi. Kalau saya sangat merugikan karena sering tidak ada pemberitahuan ke warga sebagai pelanggan. Jangan hanya lewat medsos," ungkap Asih.
Asih menambahkan bahwa komunikasi yang lebih baik sangat dibutuhkan agar pelanggan dapat mempersiapkan diri menghadapi potensi gangguan. "Jadi harusnya warga juga diberitahu meskipun berjenjang. Jadi kita tidak bingung dan bertanya tanya," lanjut Asih.
Sementara itu, dampak pemadaman juga dirasakan oleh Andy, seorang penulis daring yang berdomisili di wilayah Pedurungan Tengah, Kota Semarang, akibat terputusnya koneksi internet. Gangguan sinyal ini sangat menghambat pekerjaannya yang mengandalkan koneksi daring.
Andy sempat mencari pengumuman resmi dari PLN namun tidak menemukan informasi mengenai jadwal pemadaman yang akan berlangsung. "Padahal tadi pagi saya udah usaha cari info pemadaman listrik di instagram PLN ULP Semarang, tidak ada pengumuman jadwal pemadaman, saya kira bakal aman seharian," imbuh Andy.
Akibat situasi tersebut, Andy terpaksa harus berpindah lokasi ke kafe terdekat yang dilengkapi fasilitas generator set (genset) untuk melanjutkan pekerjaannya yang tertunda. "Ini akhirnya nyari cafe terdekat. Ternyata cafenya mati lampu juga tapi untung ada genset," tutur Andy.






.png)