BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden kecelakaan kerja terjadi di sebuah perusahaan mebel yang berlokasi di Jalan Mlese-Trucuk, Desa Mlese, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, pada Sabtu (20/6/2026) siang. Peristiwa ini melibatkan dua orang karyawan yang tertimpa lempengan marmer dengan bobot diperkirakan mencapai dua ton saat sedang melakukan aktivitas bongkar muat.

Insiden nahas tersebut berawal ketika para pekerja tersebut tengah berusaha menurunkan muatan marmer dari atas truk pengangkut. Proses penurunan yang tidak berjalan mulus menyebabkan material berat tersebut terlepas dan menimpa dua orang pekerja yang berada di dekatnya.

Menindaklanjuti laporan darurat mengenai tertimpanya karyawan tersebut, Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Proses evakuasi membutuhkan penanganan khusus dan penggunaan alat berat mengingat material yang menimpa sangat masif.

Personel Damkar yang bertugas di lapangan mengonfirmasi bahwa material tersebut mengenai bagian bawah tubuh para korban. Nanda Surya M, salah satu personel regu 2 Damkar Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, menjelaskan kondisi awal para korban. "Karyawan yang sedang menurunkan muatan tidak sengaja muatan jatuh. Muatannya jatuh menimpa bawah lutut," ungkap Nanda kepada wartawan di lokasi, Sabtu (20/6/2026) sore.

Petugas Damkar harus melakukan penilaian situasi secara cermat sebelum melakukan pengangkatan beban berat tersebut. Kehati-hatian sangat diperlukan untuk menghindari risiko tambahan pada korban yang terjepit.

"Kita lakukan pembukaan agar beban yang menimpa bisa diangkat ke atas. Butuh waktu sekitar 20 menit karena beratnya muatan antara 1-2 ton," jelas Nanda, merinci durasi dan tantangan teknis dalam operasi penyelamatan tersebut.

Setelah upaya pengangkatan material berhasil dilakukan, kedua korban yang terjepit berhasil dievakuasi dari posisi berbahaya. Mereka kemudian segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Nanda Surya M menambahkan bahwa meskipun terdapat kendala bobot material, proses evakuasi berjalan lancar berkat peralatan yang tersedia. "Kalau kendala tidak ada meskipun dengan peralatan yang ada. Bisa dievakuasi dan dibawa ke RSI," imbuhnya.

Sumino, Kabid Pemadaman Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, memastikan bahwa seluruh rangkaian penanganan kedaruratan di lokasi telah selesai dilakukan pada sore hari. "Bisa dievakuasi selamat dibawa ke RS. Dari keterangan sebelumnya karyawan menurunkan marmer, setelah sebelas marmer turun selanjutnya akan menurunkan marmer yang ke 12," terang Sumino.