bogorplus.id - Seorang jemaah haji muda, Najla Fadhila Imanila Latukonsina (22), menjadi salah satu peserta termuda dalam keberangkatan jemaah haji Kloter 10 JKS Kota Bogor tahun 2026.
Ia berangkat ke Tanah Suci bersama kedua orang tua dan kakaknya melalui skema penggabungan mahram yang memungkinkan satu keluarga berangkat dalam satu rombongan.
Najla menyebut keberangkatan ini menjadi momen paling membahagiakan bagi keluarganya, terutama setelah ibunya menunggu sejak mendaftar haji pada sekitar 2015.
“Senang banget sih, soalnya Mama sudah daftar dari 2015, terus akhirnya ada kabar untuk di tahun ini kalau Mama dan Papa bisa narik satu slot keluarga kandung, jadi aku sama Kakak yang ikut,” ujar Najla di Masjid Raya Bogor, Sabtu (2/5/2026).
Dengan skema tersebut, Najla dan kakaknya dapat berangkat bersama orang tua, sementara adiknya belum ikut karena masih menempuh pendidikan. Kesempatan itu, menurutnya, menjadi berkah yang sangat disyukuri keluarga.
Menjelang keberangkatan, Najla tidak hanya mempersiapkan administrasi, tetapi juga memperkuat kesiapan ibadah.
Ia membawa buku panduan doa dan ayat-ayat yang akan digunakan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Menurutnya, tantangan terbesar sebagai jemaah muda adalah menguasai bacaan ibadah dengan baik selama di Tanah Suci.
“Tantangannya mungkin harus hafalin ayat-ayat. Tapi dikasih bukunya sih, paling kalau misalkan nanti sudah di sana full baca bukunya aja, soalnya kan banyak ayat-ayatnya di buku, nanti di sana tinggal baca aja biar ga ada salah,” jelasnya.






.png)