bogorplus.id- Masa sopir angkot di Kota Bogor yang melakukan aksi unjuk rasa di Balai Kota Bogor, Kamis (23/10) membubarkan diri.
Para sopir ini menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Dinas Perhubungan agar memberikan solusi konkret terkait rencana reduksi 1.940 angkot per Januari 2026 mendatang.
Mereka diterima audiensi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Eko Prabowo.
Ia mengatakan, apa yang menjadi keluhan pemilik angkot dan sopir angkot akan disampaikan kepada Walikota Bogor.
“Pada dasarnya kita menerima segala
keluhkesah terhadap beberapa program, kemudian masa depan Angkot di Kota Bogor,”ujarnya.
Kata Eko, jangka pandek aksi para sopir angkot ini meminga angkot yang di tahan oleh Dinas Perhubungan untuk dikeluarkan.
Dari pengakuan sopir, angkot yang ditahan sudah ada yang 5-3 hari, sehingga mereka tidak dapat penghasilan.
“Dan ini akan disampaikan ke pimpinan, mereka juga menyoalkan program reduksi,”katanya.