BOGORPLUS.ID - Pasar mobil Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia menunjukkan pergerakan menarik memasuki pertengahan tahun 2026. Meskipun menghadapi persaingan dari mobil listrik murah, segmen ini masih mempertahankan basis konsumennya yang signifikan.

Menurut data wholesales Gaikindo, total penjualan mobil LCGC selama empat bulan pertama tahun 2026 tercatat sebanyak 37.823 unit. Angka ini menunjukkan bahwa mobil hemat energi ini masih memegang peranan penting dalam industri otomotif nasional.

Secara keseluruhan, pangsa pasar mobil LCGC pada periode Januari hingga April 2026 mencapai 13 persen dari total penjualan mobil secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan daya tarik yang masih kuat di segmen kendaraan ramah lingkungan dan ekonomis.

Namun, perlu dicatat bahwa terjadi penurunan dalam volume penjualan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan LCGC mengalami kontraksi sebesar 25 persen jika dibandingkan dengan empat bulan pertama tahun 2025.

Salah satu daya tarik utama dari mobil LCGC adalah harga jualnya yang relatif terjangkau oleh masyarakat luas. Hampir seluruh model dalam kategori ini masih dibanderol dengan harga di bawah batas psikologis Rp200 juta.

Kisaran harga termurah untuk segmen LCGC per Juni 2026 ini dilaporkan mulai dari Rp140 jutaan. Hal ini menjadikan LCGC sebagai opsi primer bagi konsumen yang mencari mobilitas dengan biaya operasional dan pembelian yang efisien.

Secara spesifik, terdapat lima merek besar yang masih menawarkan model andalan mereka dalam kategori ini hingga bulan Juni 2026. Merek-merek tersebut bersaing ketat menawarkan varian terbaik mereka di segmen mobil perkotaan hemat energi.

Beberapa model yang masih menjadi sorotan utama dalam daftar harga LCGC terbaru ini mencakup Toyota Calya, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, dan Honda Brio Satya. Model-model ini terus menjadi pilihan favorit konsumen.

Dikutip dari Antaranews, pemandangan mobil perkotaan hemat energi LCGC masih terlihat di jalanan Indonesia. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan mobil yang irit bahan bakar dan terjangkau masih tinggi di tengah tren elektrifikasi.