BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden kebakaran melanda sebuah hunian milik warga di Kabupaten Probolinggo pada Jumat malam, 19 Juni 2026. Peristiwa nahas ini terjadi di Dusun Karanglo, Desa Semampir, Kecamatan Semampir, dan sempat menimbulkan kekhawatiran warga sekitar.
Peristiwa kebakaran ini terjadi bersamaan dengan jadwal pemadaman listrik bergilir yang sedang diberlakukan di wilayah tersebut. Pemadaman listrik tersebut diduga menjadi faktor yang melatarbelakangi penggunaan penerangan alternatif oleh penghuni rumah.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo segera merespons laporan kebakaran tersebut dengan mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Petugas bekerja keras untuk menjinakkan api yang telah berkobar.
Upaya pemadaman api berhasil diselesaikan oleh petugas dalam kurun waktu sekitar 30 menit setelah tiba di lokasi. Berkat respons cepat ini, kobaran api berhasil dicegah agar tidak menjalar dan menghanguskan bangunan rumah lain di sekitarnya.
Kepala Seksi Investigasi dan Pendataan Damkar Kabupaten Probolinggo, Mustopo, menyampaikan bahwa proses pemadaman sempat menghadapi tantangan signifikan. Tantangan tersebut terkait dengan kondisi akses jalan menuju lokasi kebakaran yang relatif sempit.
"Petugas sedikit mengalami hambatan karena akses menuju lokasi cukup sempit dan jauh dari jangkauan kendaraan pemadam. Namun, alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," jelas Mustopo, Kepala Seksi Investigasi dan Pendataan Damkar Kabupaten Probolinggo.
Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari lilin penerangan yang digunakan saat listrik padam. Petugas menduga lilin tersebut jatuh dan menyulut material di dalam rumah yang mudah terbakar.
"Dugaan sementara api berasal dari lilin yang jatuh dan mengenai material yang mudah terbakar. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan," pungkas Mustopo, Kepala Seksi Investigasi dan Pendataan Damkar Kabupaten Probolinggo.
Sebelum kedatangan petugas Damkar, warga setempat menunjukkan inisiatif tinggi dengan melakukan pemadaman awal secara mandiri. Warga bergotong royong menggunakan air sungai terdekat untuk memadamkan api secara manual.






.png)