BOGORPLUS.ID - Fasilitas lift pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tapal Kuda di wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dilaporkan mengalami kerusakan signifikan akibat tindakan vandalisme oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kerusakan ini secara langsung berdampak pada kenyamanan dan aksesibilitas warga, khususnya kelompok rentan.
Insiden perusakan ini menjadi sorotan publik setelah sebuah rekaman video tersebar luas di media sosial, menampilkan seorang lansia yang tampak kesulitan saat harus menaiki anak tangga JPO secara manual karena lift tidak berfungsi. Kejadian ini menyoroti kerentanan infrastruktur publik terhadap aksi perusakan.
Berdasarkan keterangan resmi dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta, tindakan perusakan yang menyebabkan gangguan adalah pemotongan kabel pada sistem kelistrikan lift. Peristiwa ini diketahui terjadi pada Selasa (2/6/2026) pekan lalu.
Motif di balik perusakan kabel tersebut hingga kini masih belum dapat dipastikan secara menyeluruh oleh pihak berwenang. Ada spekulasi mengenai apakah aksi ini murni merupakan vandalisme tanpa tujuan spesifik ataukah ada unsur pencurian kabel.
Fasilitas lift ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan mobilitas bagi lanjut usia, ibu hamil, serta penyandang disabilitas. Dengan berhentinya fungsi lift, kelompok tersebut kini terpaksa menghadapi tantangan fisik saat menyeberang jalan.
Pihak Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah mengonfirmasi bahwa upaya perbaikan sedang dilakukan untuk mengembalikan fungsi lift tersebut secepat mungkin. Informasi mengenai status penanganan ini disampaikan melalui kanal media sosial resmi mereka pada hari Senin (8/6/2026).
"Saat ini lift JPO Lenteng Agung tidak dapat beroperasi sementara akibat kerusakan pada sistem kelistrikan yang disebabkan oleh tindakan vandalisme," demikian keterangan resmi yang disampaikan oleh Bina Marga DKI pada Selasa (9/6/2026).
Proses pemulihan fasilitas umum ini ditargetkan selesai dalam waktu dekat, sehingga mobilitas warga yang membutuhkan bantuan aksesibilitas dapat kembali terbantu. Dinas berharap masyarakat dapat ikut serta dalam menjaga aset kota tersebut.
"Diharapkan dalam waktu dekat lift dapat kembali berfungsi secara optimal," jelas pihak dinas mengenai harapan waktu perbaikan selesai.





