BOGORPLUS.ID - Perjalanan ibadah haji seorang jemaah dari Kota Solo harus berakhir dengan duka cita di Tanah Suci. Jemaah tersebut dilaporkan meninggal dunia di Bandara Madinah, Arab Saudi, tepat sebelum proses keberangkatan kembali ke Indonesia.

Kabar duka ini secara resmi dikonfirmasi oleh pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo. Peristiwa tragis ini terjadi pada hari yang sama dengan jadwal pemulangan kelompok terbang almarhum.

"Innalillahi wa innailaihi raji'un, kami PPIH Embarkasi Solo menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Bapak Sukasto, dari Kloter 53 SOC (Embarkasi Solo)," ujar Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, pada Sabtu (20/6/2026).

Almarhum diketahui bernama Sukasto, seorang warga Kota Surakarta yang telah berusia 84 tahun. Beliau mengembuskan napas terakhirnya di Bandara Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, saat proses persiapan pulang.

Sebelum kejadian tersebut, almarhum Sukasto dilaporkan telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar, baik di Mekkah maupun Madinah. Beliau dijadwalkan pulang bersama istrinya dan rombongan Kloter 53 pada Kamis (18/6).

Namun, kondisi kesehatan almarhum mendadak menurun saat berada di area keberangkatan bandara. Petugas medis segera memberikan penanganan intensif di klinik bandara setempat.

"Beliau sebenarnya sehat, dan sudah bisa melaksanakan serangkaian ibadah haji dari Mekkah maupun di Madinah dan sudah selesai perjalanan ibadah haji. Tapi qodarullah, Allah berkehendak lain, beliau Bapak Sukasto dipanggil Allah SWT di Bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah sesaat sebelum jemaah naik pesawat," ungkap Fitriyanto.

Pihak Daerah Kerja (Daker) Bandara dan Madinah segera mengambil alih proses pengurusan jenazah almarhum. Otoritas terkait memastikan bahwa almarhum Sukasto dimakamkan di Madinah sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, istri almarhum tetap melanjutkan perjalanan pulang ke Tanah Air bersama rombongan Kloter 53. Sang istri dilaporkan telah berhasil tiba di lokasi transit di Jawa Tengah.