bogorplus.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, kembali merobohkan jembatan sementara di aliran Sungai Cigoha pada Minggu malam (4/5/2026).
Akibatnya, akses utama warga Kampung Pasirkalong menuju Desa Buanajaya kembali terputus.
Jembatan darurat yang terbuat dari bambu dan kayu itu sebelumnya dibangun secara swadaya oleh warga sebagai pengganti Jembatan Cigoha yang ambruk pada 16 April 2026 lalu.
Namun, derasnya arus sungai membuat konstruksi sederhana tersebut tak mampu bertahan.
Kapolsek Tanjungsari, Iptu Ekka Sakti Koeswanto, menjelaskan bahwa kondisi cuaca menjadi faktor utama ambruknya jembatan tersebut.
“Itu jembatan sementara dari bambu dan kayu, karena hujan aliran airnya besar, jembatan ambruk tidak kuat menahan,” ujarnya pada Senin (4/5/2026).
Jembatan tersebut selama ini menjadi jalur vital bagi warga untuk beraktivitas sehari-hari. Meski kini akses utama kembali terputus, warga masih dapat menggunakan jalur alternatif, meskipun harus menempuh jarak yang lebih jauh.
“Masih bisa, warga bisa melewati jalan lewat sebelah kiri atau kanan untuk ke jalur utama, hanya memang agak sedikit memutar jauh,” katanya.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait kini tengah berupaya mencari solusi cepat untuk mengatasi persoalan ini.






.png)