bogorplus.id- Pemerintah memastikan pasokan energi nasional tetap aman di tengah gejolak global dengan segera merealisasikan impor minyak mentah dari Rusia. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan crude oil asal Rusia akan segera masuk ke Indonesia sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan energi.

“Bagi saya yang paling penting adalah semua stok kita ada. Dan untuk (minyak mentah) Rusia sebentar lagi masuk ya,” ujar Bahlil usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu (3/5).

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen impor minyak sebesar 150 juta barel dari Rusia yang direncanakan berlangsung secara bertahap hingga akhir 2026. 

Pemerintah menempatkan ketersediaan energi sebagai prioritas utama dibandingkan kebijakan lain di sektor energi.

Bahlil menegaskan, dalam kondisi geopolitik global yang tidak menentu, negara harus fokus menjamin ketersediaan seluruh jenis bahan bakar minyak (BBM), baik untuk masyarakat maupun industri.

“Dalam keadaan kondisi kayak begini negara harus menjamin ketersediaan semua jenis BBM. Itu jauh lebih penting,” katanya.

Meski demikian, pemerintah belum merinci volume impor tahap awal maupun kilang yang akan mengolah minyak mentah Rusia tersebut. 

Bahlil menyebut mekanisme pembelian dan harga berada dalam skema business to business (B2B), sehingga detail teknis tidak diungkap ke publik.