bogorplus.id - Olahraga sering kali dianggap sebagai pemicu bagi penderita asma, namun aktivitas fisik yang tepat justru terbukti dapat membantu mengendalikan gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Dengan pemilihan jenis olahraga yang sesuai dan intensitas yang terukur, penderita asma dapat tetap bugar tanpa harus khawatir akan kekambuhan.
Asma merupakan gangguan pernapasan kronis yang ditandai dengan peradangan pada dinding saluran udara (bronkus). Kondisi ini menyebabkan penderita rentan mengalami sesak napas, nyeri dada, batuk, hingga napas berbunyi atau mengi. Salah satu pemicu serangan asma adalah aktivitas fisik yang terlalu berat.
Secara medis, serangan asma saat berolahraga terjadi karena adanya perubahan mekanisme pernapasan. Saat beraktivitas berat, seseorang cenderung bernapas melalui mulut, sehingga udara yang masuk ke paru-paru cenderung lebih dingin dan kering karena tidak melalui proses filtrasi dan penghangatan di hidung. Kondisi ini memicu otot-otot saluran napas berkontraksi dan menyempit.
Meski demikian, para ahli tetap menganjurkan penderita asma untuk berolahraga. Kuncinya terletak pada persiapan fisik, seperti melakukan pemanasan yang cukup, meningkatkan intensitas secara bertahap, serta memastikan ketersediaan obat asma yang sesuai.
Berikut adalah tujuh jenis olahraga yang direkomendasikan bagi penderita asma:
1. Jalan Kaki
Berjalan kaki secara rutin tiga kali seminggu selama 30 menit dapat meningkatkan kebugaran tanpa memicu gejala asma. Disarankan untuk mengawali dan mengakhiri sesi dengan pemanasan serta pendinginan masing-masing selama 5 menit.
2. Yoga
Olahraga ini fokus pada pengaturan napas dan ketenangan. Penelitian menunjukkan bahwa melakukan Hatha Yoga selama 2,5 jam per minggu dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko serangan asma.
3. Bersepeda Santai
Bersepeda dengan kecepatan rendah sangat baik untuk kesehatan jantung tanpa membebani sistem pernapasan secara berlebihan. Aktivitas ini bisa dilakukan di luar ruangan maupun menggunakan sepeda statis di dalam ruangan.
4. Berenang
Berenang merupakan salah satu olahraga terbaik karena paru-paru mendapatkan asupan udara yang hangat dan lembap. Namun, penderita perlu berhati-hati terhadap kandungan klorin pada air kolam yang dalam beberapa kasus dapat menjadi pemicu asma.

