BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memberikan pembaruan mengenai kondisi atmosfer yang akan menyelimuti Kota Yogyakarta pada hari Selasa, 23 Juni 2026. Prediksi utama menyebutkan bahwa cuaca di wilayah tersebut akan didominasi oleh kondisi cerah hingga berawan sepanjang hari.
Prakiraan ini penting bagi warga yang merencanakan aktivitas di luar ruangan, sebab BMKG secara spesifik mengimbau masyarakat untuk memperhatikan potensi fluktuasi suhu udara lokal. Suhu yang diprediksi akan beredar berada di rentang minimal 24 derajat Celsius hingga mencapai maksimum 30 derajat Celsius.
Berdasarkan data resmi yang dirilis BMKG, variasi kondisi cuaca akan terjadi di berbagai kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta. Beberapa area diprediksi akan menikmati langit yang lebih cerah dibandingkan wilayah lainnya.
Wilayah seperti Tegalrejo, Jetis, Gondokusuman, Gedongtengen, Ngampilan, Wirobrajan, Mantrijeron, Mergangsan, dan Umbulharjo diprakirakan akan memiliki kondisi cuaca cerah yang konsisten sepanjang hari berlangsung. Hal ini memberikan kepastian bagi warga di kecamatan tersebut untuk beraktivitas.
Sementara itu, di lokasi lain seperti Danurejan, Kraton, Gondomanan, Pakualaman, dan Kotagede, diprediksi akan mengalami kondisi yang sedikit berbeda, yaitu berawan dengan tingkat kelembapan udara yang bervariasi. Suhu udara tertinggi di seluruh wilayah Yogyakarta berpotensi mencapai 33 derajat Celsius saat kondisi siang hari terasa lebih lembap.
Dikutip dari informasi teknis, pembaruan data cuaca terakhir yang tercatat pada pukul 04:15 Waktu Lokal menunjukkan tekanan udara berada pada angka 1012 mb. Indeks Ultra Violet (UV) tercatat sangat rendah, yaitu sebesar 0 pada waktu pemantauan dini hari tersebut.
Tekanan udara saat itu sedikit di bawah nilai standar atmosfer normal yang ditetapkan pada angka 1.013,25 mb atau setara dengan 29,9212 inHg. Kondisi ini mengindikasikan stabilitas atmosfer yang cukup baik sebelum matahari terbit sepenuhnya.
Kondisi atmosfer pada dini hari, mulai pukul 12 AM hingga 4 AM, dilaporkan mengalami fenomena kabut tipis atau mist. Pada rentang waktu tersebut, suhu udara tercatat sangat sejuk berkisar antara 21 hingga 22 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang sangat tinggi, mencapai 94 hingga 96 persen.
"Cakupan awan pada dini hari terpantau berada di angka 59 hingga 84 persen dengan visibilitas atau jarak pandang sejauh 2 kilometer," demikian disampaikan oleh pihak BMKG dalam rilisnya. Pergerakan angin pada periode tersebut juga terdeteksi bergerak lambat dengan kecepatan hanya berkisar antara 1,1 hingga 3,6 kilometer per jam.






.png)