BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca komprehensif untuk seluruh kecamatan di Kota Padang pada hari Selasa, 23 Juni 2026. Informasi ini menunjukkan adanya dinamika cuaca yang cukup fluktuatif sepanjang hari, termasuk potensi munculnya hujan disertai petir di beberapa lokasi.

Masyarakat di Kota Padang diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan kondisi atmosfer yang cepat, mulai dari cuaca yang tampak tenang hingga potensi munculnya kondisi cuaca ekstrem. Informasi resmi mengenai kondisi cuaca dari BMKG menjadi panduan penting bagi warga dalam merencanakan aktivitas harian mereka.

Secara umum, wilayah pesisir dan dataran rendah di Kota Padang diprediksi akan mengalami suhu udara yang relatif hangat selama periode pengamatan. Sementara itu, area yang berada di ketinggian atau perbukitan cenderung memiliki suhu yang lebih dingin dibandingkan wilayah lain.

Kondisi kelembapan udara di sebagian besar wilayah Kota Padang terpantau berada pada tingkat yang tinggi, yang berkontribusi pada potensi pembentukan awan hujan. Tingginya kelembapan ini menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan dalam antisipasi cuaca.

Kecamatan seperti Padang Barat, Padang Utara, Padang Selatan, dan Padang Timur diprakirakan memiliki karakteristik cuaca yang hampir seragam, dengan suhu maksimum yang bisa mencapai 29 derajat Celsius. Kondisi langit di area ini diperkirakan akan beralih dari berawan, udara kabur, hingga munculnya potensi sambaran petir.

Sementara itu, daerah yang berada di kawasan perbukitan, seperti Pauh dan Lubuk Kilangan, akan mengalami perbedaan suhu yang cukup signifikan. Suhu minimum di wilayah tersebut bahkan diprediksi dapat turun hingga mencapai 17 hingga 18 derajat Celsius.

Beberapa wilayah di pinggiran kota juga dilaporkan akan didominasi oleh fenomena kabut atau asap pada waktu-waktu tertentu selama hari itu. Hal ini memerlukan perhatian khusus bagi pengendara yang beraktivitas pada jam-jam tersebut.

Dikutip dari informasi yang dirilis, otoritas setempat merekomendasikan beberapa langkah penting bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan. Hal ini termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko sambaran petir saat terjadi hujan deras.

Lebih lanjut, BMKG menekankan bahwa melihat tingginya angka kelembapan yang mencapai 99 persen di beberapa area, potensi pembentukan awan konvektif menjadi sangat besar. Oleh karena itu, warga yang berada di zona Padang yang rentan terhadap hujan petir diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan mereka.