bogorplus.id - Momen hari raya Lebaran identik dengan tradisi silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga besar.

Dalam suasana penuh kehangatan tersebut, bayi sering kali menjadi pusat perhatian dan sasaran rasa gemas dari para kerabat.

Namun, para orang tua diingatkan untuk tetap waspada dan berani menetapkan batasan tegas guna mencegah tamu mencium bayi mereka.

Pakar kesehatan memperingatkan bahwa kebiasaan mencium bayi, terutama oleh orang dewasa yang baru saja melakukan perjalanan atau bertemu banyak orang, membawa risiko kesehatan yang serius.

Hal ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh bayi, khususnya yang berusia di bawah enam bulan, yang belum terbentuk secara sempurna.

Risiko Penularan Penyakit

Ciuman atau kontak fisik yang terlalu dekat dapat menjadi jalur transmisi berbagai jenis virus dan bakteri.

Salah satu yang paling diwaspadai adalah Respiratory Syncytial Virus (RSV), yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan serius pada bayi.

Selain itu, virus Herpes Simplex tipe 1 (HSV-1) juga dapat menular melalui air liur atau kontak kulit, yang pada bayi dapat memicu komplikasi hingga peradangan otak.