BOGORPLUS.ID - Pemerintah melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh tengah mengimplementasikan proyek strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Nagan Raya. Proyek ini berfokus pada pelebaran ruas jalan penghubung antara Calang dan Simpang Peut.

Proyek peningkatan jalan ini direncanakan menelan anggaran signifikan, yakni mencapai Rp18 miliar, yang merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi regional.

Pelaksanaannya dilakukan dalam rangka program preservasi jalan dan jembatan yang menjadi tanggung jawab BPJN Aceh. Program ini bertujuan memastikan kualitas jalan telah memenuhi standar nasional yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Informasi ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Aceh, Zulkarnaini, yang menegaskan bahwa fokus utama proyek ini adalah peningkatan fungsi jalan eksisting. Proyek ini berada di bawah koordinasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2.

"Jadi jalan ini dibangun oleh BPJN Aceh, berada di PPK 2.2. Ini pekerjaan preservasi jalan dan jembatan Simpang Calang-Simpang Peut. Tujuan utama dibuat jalan ini supaya memperlancar lalu lintas kemudian juga untuk mencapai standar nasional," jelas Zulkarnaini.

Peningkatan lebar jalan dilakukan dengan memodifikasi struktur badan jalan yang sudah ada, bukan membangun jalur baru secara keseluruhan. Pelebaran ini dilakukan secara simetris di kedua sisi badan jalan yang sebelumnya memiliki lebar enam meter.

"Ini perluasan. Jadi kita luaskan jalan ini dengan pelebaran kiri dan kanan masing-masing 1,5 meter. Badan jalan sebelumnya sudah ada 6 meter," tambah Zulkarnaini mengenai detail teknis pelebaran tersebut.

Secara keseluruhan, penanganan infrastruktur ini mencakup panjang jalan nasional sekitar 3,35 kilometer. Selain pelebaran jalan, paket pekerjaan ini juga mencakup pemeliharaan berkala dan rehabilitasi pada beberapa struktur jembatan di area tersebut.

Dokumen proyek menunjukkan bahwa cakupan penanganan juga meliputi pemeliharaan berkala jembatan sepanjang 0,108 kilometer dan rehabilitasi jembatan sepanjang 0,051 kilometer. Target penyelesaian seluruh tahapan pekerjaan BPJN Aceh ditetapkan pada tanggal 10 September mendatang.