bogorplus.id– Suasana berbeda terasa dalam pembukaan Bhayangkara Fest yang diselenggarakan Polres Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, pada Minggu (14/06/2026).

Selain menyediakan sarana olahraga, perayaan hari jadi institusi kepolisian ini disulap menjadi ruang edukasi sejarah yang mengajak pengunjung menelusuri jejak pengabdian Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dari masa ke masa.

Stand edukasi sejarah menjadi daya tarik utama. Melalui narasi visual yang disajikan, masyarakat diajak melihat evolusi kepolisian, mulai dari cikal bakal satuan pengamanan era Kerajaan Majapahit, masa kolonial, hingga transformasi peran Polri di era pasca-reformasi.

Pameran "Retro Police" menjadi magnet utama dalam zona edukasi tersebut. Pengunjung dimanjakan dengan kehadiran personel yang mengenakan seragam asli kepolisian era 1970-an.

Keaslian suasana masa lampau semakin terasa dengan dipamerkannya armada kendaraan operasional klasik yang terawat apik.

Banyak warga, terutama generasi muda, memanfaatkan kesempatan ini untuk berfoto bersama "polisi tempo dulu" dan kendaraan ikonik tersebut.

Daya tarik nostalgia ini sukses mengedukasi publik bahwa di balik modernitas Polri saat ini, terdapat fondasi sejarah panjang yang penuh dedikasi.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa konsep ini diusung agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengenal sejarah institusi kepolisian dengan cara yang menyenangkan.

"Kami ingin Hari Bhayangkara ke-80 ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga sarana edukasi. Dengan menampilkan sejarah Polri dari era Majapahit sampai pasca-reformasi, serta membawa kembali nuansa tahun 70-an melalui koleksi Retro Police, kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap seragam yang kami kenakan membawa amanah sejarah yang besar," ungkap AKBP Wikha Ardilestanto saat meninjau zona edukasi.