BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden kebakaran yang menyedihkan terjadi di kawasan Jalan Petemon Timur, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, pada hari Selasa (23 Juni 2026) sore hari. Peristiwa tragis ini menimpa sebuah rumah tinggal dan merenggut nyawa seorang anak kecil.
Peristiwa kebakaran ini dikonfirmasi terjadi sekitar pukul 14.20 WIB, setelah petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari masyarakat setempat. Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya segera merespons dengan mengirimkan sejumlah armada ke lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Laksita Rini, membenarkan adanya insiden tersebut dan menjelaskan bahwa total 10 unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Upaya pemadaman menghadapi tantangan signifikan di lapangan.
Salah satu kendala utama yang dihadapi petugas saat tiba di lokasi adalah terbatasnya akses menuju area kebakaran karena sempitnya jalan di permukiman tersebut. Selain itu, api dilaporkan sudah membesar di lantai dua bangunan rumah tersebut.
Akibat tragedi ini, satu korban jiwa dilaporkan meninggal dunia karena tidak berhasil menyelamatkan diri dari kepungan api yang berkobar hebat. Namun, ada satu korban lain yang berhasil keluar dari rumah yang terbakar.
"Untuk korban ada 2 orang anak kakak beradik, untuk kakak berhasil keluar dengan memecahkan kaca jendela dan melompat keluar," ujar Laksita Rini, menjelaskan mekanisme penyelamatan salah satu anak korban.
Korban meninggal dunia diidentifikasi bernama Kyaranissa Kamila Susetyo, yang baru berusia empat tahun. Sementara itu, kakak kandungnya berhasil selamat dari amukan api.
Kakak korban yang berhasil lolos dari maut diketahui bernama Aldery Ahmad Susetyo, dengan usia 11 tahun. Ia dilaporkan selamat setelah memecahkan kaca jendela dan melompat keluar dari lantai atas.
Dikutip dari Detikcom, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Laksita Rini mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Pihaknya langsung mengerahkan 10 unit mobil damkar menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.






.png)