bogorplus.id- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor menggelar Job Fair Expo di SMKN 1 Cariu, Rabu (20/5/2026), dengan menyediakan hampir 2.000 lowongan kerja dari 22 perusahaan.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 itu diserbu pencari kerja, khususnya alumni SMKN 1 Cariu dan warga sekitar.
Tercatat sebanyak 1.500 pencari kerja mengikuti bursa kerja tersebut.
Kepala Disnaker Kabupaten Bogor, Nana Mulya, mengatakan Job Fair Expo menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Bogor untuk menekan angka pengangguran terbuka yang masih berada di angka 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025.
“Berdasarkan data BPS Tahun 2025, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor berada pada angka 7,69 persen. Kegiatan ini merupakan komitmen Pemkab Bogor dalam menekan angka pengangguran tersebut,” ujar Nana.
Tak hanya menyediakan lowongan pekerjaan, Disnaker juga membuka layanan pembuatan dan pencetakan Kartu AK-1 atau kartu kuning bagi para pencari kerja di lokasi kegiatan.
Nana menjelaskan, upaya membuka akses kerja bagi warga Kabupaten Bogor akan terus diperluas. Salah satunya melalui layanan bursa kerja yang akan dibuka dalam agenda Kabogor Fest.
Menurutnya, peluang kerja yang ditawarkan tidak hanya untuk penempatan di dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Saat ini Disnaker tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang memiliki akses penempatan kerja ke Jepang hingga beberapa negara di Eropa.
“Bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang ingin mencari pekerjaan, baik di dalam maupun luar negeri, kami persilakan datang ke booth Disnaker di Kabogor Fest,” katanya.

